Rabu, 08 Agustus 2007

Cerita pengobral cinta




















waktu tak ada mesra

ada kalanya percakapan kita sepi dan dingin
seperti sunyi malam yang hanya menyisakan desir angin
ada kalanya kita merasakan suasana asing
bahkan untuk mengenal perasaan satu sama lain

kalimat yang terucap berat dihimpit bimbang
waktu jiwa kita sama terbebani masalah
dan terpencil di lembah dalam yang gelap
aku hanya meminta pengertian dan kepercayaan
dan kau hanya menyampaikan cinta dan harapan
rentang waktu dan jarak jadi jauh membentang
dan kita seperti tidak sedang bercakap-cakap
kita sedang menyampaikan gundah yang panjang
yang terkubur di antara timbunan persoalan
lalu tiba-tiba menyeruak di sela labilnya jiwa

untuk obrolan semalam yang tak ada mesra: maafkan!
tapi seperti biasa tawamu menghapuskan keraguan
bukankah tak selalu kisah itu berbunga-bunga (bisikmu)
kalau tak ada duka, mana ada rasa suka cita
aku perlahan semakin berani menyatakan cinta
waktu jiwa semakin segar dan bisikannya makin terdengar
seperti langit dihiasi bintang yang beredar dan tenggelam
seperti waktu malam ketika hampir meninggalkan gelap
seperti waktu subuh yang menghantarkan hembus napas alam

mrf, 8 agustus 2007

Kamis, 02 Agustus 2007

HA ha...ngerock Abizzzz..!!!

Hari gini masih dengar kangen band..???????????? radja....................???????
WOng ndeso ...????
mending dengar OPIC biar tambah beriman ko semua,key..!!!!!!!!!???????